Binus Hacker - Independent Hacking Community   Subscribe to BINUS HACKER Subscribe to BINUS HACKERSubscribe to BINUS HACKER FacebookSubscribe to BINUS HACKER Twitter

Perang Dingin User Linux Dan Windows

3 January 2012
Penulis:   · Kategori Artikel: News

BINUS HACKER Binus Hacker Is Not Criminal Banner

BINUS HACKER

BINUS HACKER


Konflik antara Linux &  Windows

Oke, sebuah posting dengan judul yang rumit dan aneh. Disini, saya akan membahas apa yang menyebabkan konflik antara user windows dan linux beserta pemecahannya. Ada 2 golongan disini. Saya yakin bahwa user A akan berkata, “Ah, orang kurang kerjaan. Cuma bisa mbandingin windows dan linux. LOL!”. Sedangkan para user B akan berkata, “Hmm, apaan nih posting? Kayaknya penting untuk dibaca!”.

Ya, perkataan kedua user itu benar. Hanya saja kurang tepat. Terutama yang dikatakan user A, sangat-sangat kikuk. Tidak bisa membedakan kah anda antara kata “Pemecahan” dengan “Pembandingan”? Kalau saya punya uang, sudah pasti saya kirim lagi ke SD!

Baiklah, yang pertama, saya jelaskan SEKALI LAGI fakta-fakta sebenarnya tentang linux :

Penjelasan.

  1. Linux tidak sepenuhnya aman
    Ya, saya berani 100% berkata seperti ini. Windows sangatlah rawan dengan virus dan desktop-attack lainnya. Tapi lumayan aman dengan web-attack. Di linux, tidak ada yang namanya Virus. Yang ada hanyalah Rootkit. Rootkit hadir di beragam sistem operasi seperti, Linux, Solaris dan Microsoft Windows. Rootkit ini sering mengubah bagian dari sistem operasi dan juga menginstall dirinya sendiri sebagai driver atau modul kernel (dari wikipedia). Kalau linux benar-benar aman, buat apa ada kaspersky versi linux?
  2. Tidak semua distro Linux gratis
    Ya, tidak semua distro linux itu gratis. Misalnya, Red Hat Enterprise Linux (RHEL), dihargai sekitar satu juta sampai sepuluh juta rupiah! Tentu saja distro RHEL ini ditujukan untuk keperluan khusus, misalnya server, dll.

Tanya Jawab.

  1. T: Katanya Linux mahal ya? Harganya bisa sampai ratusan ribu ya?
    J: Iya, jika kamu membeli linux untuk keperluan server seperti RedHat Enterprise Linux. Selain itu, banyak distro linux gratis didownload, dan harga CD Linux pun hanya berkisar sekitar Rp5000-20.000 saja.
  2. T : Beberapa orang mengatakan Linux itu susah dan hanya untuk keperluan bekerja. Benarkah itu?
    J : Iya, jika kamu menggunakan Linux yang Jadul. Sekarang, sudah banyak distro linux yang tampilannya lebih keren dari windows dan juga User-Friendly.
  3. T : Katanya Linux itu bisa membuat kita meng-hack linux itu sendiri karena kita otak-atik?
    J : Tidak. Cobalah definisikan kata “hack”. Memangnya user windows tidak pernah mengutak-atik windows itu sendiri?
  4. T : Kata teman saya, tampilan linux itu jelek dan tidak menarik. Benarkah?
    J : Salah! Coba anda cari screenshot Ubuntu 11.10. Jauh berbeda dengan windows yang cenderung terlihat monoton di semua versinya.
  5. T : Berapa rata-rata harga CD distro linux?
    J : Kalau anda minta CD-nya dikirim (misalnya kita beli di online-shop), tentu saja kita diminta membayar ongkos kirimnya. Tapi, kalau anda mendownload file .iso distro-nya, tinggal sediakan CD Kosong dan burn! Simpel kan?

Kenapa tidak disebutkan “Macintosh/Apple” disini? Kan sama-sama OS yang merajai dunia komputer?

Macintosh tidak diikutkan, karena hubungan Mac dengan Linux dan Windows saat ini relatif stabil.

Sekarang, kita bahas terlebih dahulu apa itu Windows & Linux. Windows, adalah salah satu OS, ya, OS. Sedangkan Linux sebenarnya adalah “kernel”. Kernel ibarat otak. Jadi, kernel adalah pengatur segala sesuatunya di suatu OS. Nah, para pengembang-pengembang Linux memanfaatkan kernel ini dan membuat tampilan GUI, sehingga tidak hanya berupa background hitam dan text putih seperti waktu dulu.

Salah satu yang membedakan Linux dan Windows ini adalah prinsip dan latar belakangnya. Windows memiliki prinsip closed-source dan memiliki latar belakang komersial di bawah naungan Microsoft. Closed-source ini artinya tidak membagikan kode sumber secara bebas. Sehingga orang yang ingin menjadi pengembang Windows harus bekerja untuk microsoft.

Bagaimana dengan linux? Linux memiliki prinsip open-source dan latar belakang non-komersial. Open-source disini adalah kebalikan closed-source, kode sumber boleh dibagikan secara bebas. Latar belakang non-komersial ini juga turut membuat perkembangan Linux menjadi sangat pesat. Ada beberapa hal yang perlu diingat, arti dari opensource adalah sebagai berikut :

  1. Bebas dikembangkan dengan cara apapun.
  2. Bebas digunakan semua orang.
  3. Bebas digunakan untuk kepentingan komersial dan pendidikan.
  4. Bebas didistribusikan dengan cara apapun. Termasuk dengan cara dijual.

Oke, sekarang kita akan menggunakan istilah “proprietary”, (dalam hal ini adalah Microsoft), dan OSS untuk Opensource Software.

Selain masalah salah kaprah tentang OSS yang berbayar dan gratis, ada lagi yang masih terlihat salah terhadap OSS yang lain, yaitu masalah penggunaan Open Source. Pertanyaan yang menimbulkan masalahnya adalah begini: “Kapan Anda menggunakan OSS?”.

Ternyata banyak yang masih bingung jawabnya. Ada yang beralasan gak bisa jawab karena masih menggunakan sistem operasi proprietary terkenal sejagad raya bernama Windows. Saya cuma bisa geleng-geleng kepala dan mengelus dada. Untuk kasus di atas mungkin kernelnya tidak open source. Tapi bisa saja aplikasi yang digunakan sehari2 adalah OSS.

Katakanlah ada Mister X yang merupakan pengguna setia Windows (genuine). Selain memanfaatkan Windows (operating system proprietary), Mister X adalah seorang pengembang aplikasi web. Dia menggunakan IIS (web server proprietary) sebagai toolsnya. Kemudian pada IIS-nya dia menanamkan PHP engine, menginstall dan mengkonfigurasi MySQL server agar bisa berjalan baik di komputernya. Untuk mengecek hasil desain aplikasi web nya, Mister X menggunakan Mozilla Firefox. Untuk contoh ini, maka kernel Windows Mister X emang bukan OSS. Source code kernel Windows tidak disediakan untuk publik secara bebas.

Web Server IIS Mister X juga tidak bisa dimodifikasi seenaknya, karena source codenya hak cipta Microsoft (Proprietary). MySQL Server Mister X adalah salah satu produk OSS. Kalo gak percaya anda bisa download source codenya di situsnya. Siapa tau sampean pengen ngembangin MySQL Server versi sendiri.

Dalam contoh ini, Mister X hanya sekedar memanfaatkan OSS. Tapi kan Firefox yang dipake Mister X juga produk OSS. Free pada OSS adalah free dalam arti “bebas”, bukan “gratis”. Lebih tepatnya bukan “Free” tapi “Freedom”. Karena tidak semua OSS dihargai nol rupiah alias gratis. Lagipula, tidak semua Proprietary Source juga berbayar. Ada juga yang nol rupiah alias freeware.

Alangkah bagusnya jika kita menggunakan OSS secara menyeluruh. Mulai dari pake kernel yang memang kode sumbernya terbuka seperti Linux atau BSD. Sampe aplikasinya juga OSS. Pengguna OSS ada dua jenis menurut saya, yaitu golongan yang memang butuh source code dari program lain untuk pengembangan softwarenya lebih lanjut. Serta golongan simpatisan OSS aja. Karena prinsip berbagi source code seperti berbagi jasa aja. Kalo ada orang lain yang ngasih source code secara cuma-cuma, maka rasanya “nggak enak” gitu kalo kita yang pengembang juga ga ngasih harga cuma-cuma juga.

Oke, back to topic. Intinya, kita tidak bisa menggunakan salah satu saja dari 2 OS ini. Bila anda memakai Windows, web yang anda kunjungi, 99,9% saya yakin serverwebnya adalah Linux. Jarang sekali ada web yang servernya windows, karena manja dan harus direstart ulang setiap harinya. Sedangkan server linux? Serverweb linux bisa berjalan 5 tahun tanpa manja dan tanpa minta direstart ulang.

Oh iya, sampai lupa, Apple juga turut serta dalam pengembangan komputer di jagad raya ini. Bebarapa distro linux, GUI-nya terinspirasi dari tampilan Macintosh. Tapi bukan berarti mencontek dan mengklaim-klaim lho ya… :P

Tidak hanya itu, Apple juga turut berpartisipasi untuk menaikan harga komputer di dunia ini. Hehehe… :)

Lalu, yang membuat Linux kurang populer? Ya, jam terbang alias waktu munculnya sudah dicuri start oleh Microsoft dan Apple. Jadi, ya wajar saja kalau terjadi adu mulut dan kemampuan di antara 2 user OS ini.

Perlu diingat, saya tidak membanding-bandingkan, hanya membahas masalah konflik ini saja.

Salam Open Source!

Referensi : http://gosc.info/index.php/artikel/10-jangan-saling-ledek.html | http://blog.tibandung.com/open-source-software-free-vs-free/

BINUS HACKER Binus Hacker Chat and Forum

Komentar

65 Komentar Untuk “Perang Dingin User Linux Dan Windows
Silahkan Berikan Tanggapan Anda Untuk Artikel Ini...

  1. aan pada 28 May 2013 2:58 am

    ijin copas bro…
    😀

  2. Cinta damai pada 1 June 2013 4:41 am

    Halah… Gitu aja koq diributin,mending gak usah kenal windows ato linux biar gk ribut(tapi aku kenal semua sih he..he..he.)

  3. linux itu TAIK pada 3 July 2013 12:22 pm

    halahh, kenal kmputer aja dari windows tpi udah brani jelek2in windows.

    Emang linux bisa apa ?

    Emang ada film box office yg terkenal di olah pake software linux ? Kagak ada bung 😛

    Emang ada film anime yg kren2 ntu di buat pake software linux ? Kagak ada men 😛

    emang ada game linux yg bisa nyaingi game windows ? Kagak ada bro 😛

    Emang ada forum designer yg make gimp ato inkspace ? Yg ada jga corel ama photoshop yee 😛

    emang ada arsitek ato teknik sipil yg make software linux buat ngerancang bngunan gdung2 megah ? Kgak ada tetap aja softwarex windows yg di pake.

    linux mah bisax maenin tampilan desktop ama tmpilan htam lgamx terminal doank.

  4. AnonK7 pada 26 July 2013 5:34 am

    kok gak ada ya yang ngeributin OSx/Mac?
    wakakakakak 😀

  5. indra pada 18 February 2014 12:05 pm

    tekno.kompas.com/read/2013/12/30/1210150/nsa.juga.sadap.komponen.hardware.komputer

    nih buat abang2 buka aja link diatas

    yu sama2 pelajari aja bang

    piss

  6. AnonymousCyber pada 29 March 2014 8:54 pm

    linux no satu di antara semua os..
    Israel aja bisa tumbang sama linux..
    pada kemana umat muslim yg pake windows..
    semua BACKTRACK untuk melancarkan semua itu..

  7. aliep pada 6 July 2014 9:32 am

    yah kalo takkenal makanya tak sayang.gw pengguna liux,dan banyak belajar dari linux.baik buruknya OS tergantung sipengguna.Dari awal emang gw cari-cari OS yang pass dan ternyata cuma pake LINUX.Belajar dan belajar cuman ingin mengerti apa sih linux??..Dan semuanya terjawab sudah.Karena yang gw tau dan yakini linux adalah suatu OS untuk orang “PEMIKIR”tanpa dibebani sutu belenggu yang namanya lisensi.Tank’s.Happy for Make LINUX salllam”sudo apt-get…..”

  8. aliep pada 6 July 2014 9:39 am

    Juss info kalo agam pake HP Android dengan segalakemampuanya emang dari mana??pastinya mengunakan karnel dari LINUX.salam

  9. Rey Gaul pada 2 August 2014 3:55 am

    aduh ngapain make Linux Dan Windows sih
    ada yang lebih gampang make OS GARUDA
    Walaupun mirip Linux tapi Karya anak bangsa jangan
    di Hiraukan Coba deh OS yang satu ini

  10. koplak pada 22 August 2014 10:09 pm

    banyak newbie2 yg komentar, seakan2 berisi tp ilmu msh cetek..

    @rey, bukannya os garuda itu dari linux jg?
    jiahahaha..
    lawak coy..

  11. N.A pada 20 April 2015 7:15 am

    @Rey Gaul : LoL Garuda OS itu turunan Linux :v
    dia pake kernel Linux :v
    lagian Garuda OS udah mati, udah di gantiin sama Blankon OS. dia juga turunan Linux :v

  12. an arif pada 16 September 2015 10:31 pm

    haha emang android paling banyak menggunakan linux karena alasan ekonomi, windows mahal jadinya para pengguna android hanya dikit, tapi kalau aple untuk pengguna yang punya banyak uang

  13. K pada 27 October 2015 2:33 am

    cari ilmu bwt gratis download aja debat.

  14. K pada 27 October 2015 2:42 am

    ngapain debat,sama-sama jadi korban krisis ilmu tentang cocomputer,terus dimana letak yang dibanggakan kal bisa mengoprasikan saja,,,buat yukkk/atau usulin tu biar ada sekolahnya/atau pelajaran disekolah biar gak jadi konsumen terus.. , ,,he,he

  15. DOSzet pada 20 November 2015 6:01 am

    makin panas

Silahkan Berikan Tanggapan Anda...